Membuat Routing Sederhana dengan Cisco Packet Tracer

Sebelum menuju ke langkah - langkah cara membuat routing sederhana mari kita mengenal terlebih dahulu apa itu routing. Routing secara umum berarti suatu proses pada paket yang meneruskan jaringan dari satu jaringan ke jaringan lainnya melalui internet. Routing juga dapat berarti cara beberapa jaringan terhubung sehingga jaringan internet dapat ditransmisikan dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Perangkat jaringannya disebut router yang berguna untuk menerima paket yang ditujukan untuk jaringan di luar jaringan pertama dan akan meneruskan paket yang diterima ke router lain sampai mereka mencapai tujuan.

Router memutuskan berdasarkan alamat IP tujuan paket. Biasanya, semua router menggunakan alamat IP untuk tujuan mengirim paket. Lebih jelasnya mengenai perhitungan alamat IP dapat dilihat pada artikel berikut ini : https://blog.unnes.ac.id/srirahayu/2016/04/13/cara-menghitung-ip-address-subnet-mask-dan-net-id/.

Selanjutnya, tentu kita memerlukan aplikasi bernama Cisco dapat mendownload pada link 
Download. Lalu lakukan regristrasi dan aplikasi akan dapat digunakan. Apabila registrasi sudah berhasil maka tampilan aplikasi tersebut waktu dibuka akan seperti di bawah ini.



Contoh gambar koneksi jaringan sederhana tanpa router :


Skema jaringan tersebut menggunakan :

-          2 Komputer

-          1 Switch Hub

-          2 Kabel Straight

Jaringan di atas dibangun menggunakan IP 192.168.27.7

IP untuk Komputer 1 : 192.168.27.8

IP untuk Komputer 2 : 192.168.27.9

Cara mengkonfigurasi alamat IP adalah dengan klik komputer, lalu pilih desktop



Kemudian akan muncul tampilan seperti ini dan klik IP Configuration

Setelahnya masukkan IP komputer serta gateaway IP seperti yang ada digambar ini



Lakukan hal serupa seperti diatas untuk komputer kedua dan nanti hasilnya akan seperti ini



Untuk mengecek apakah kedua komputer sudah terhubung dapat dilakukan dengan mengirimkan pesan pada komputer 1 dan komputer 2 apabila statusnya succesful maka jaringan tersebut sudah terhubung. Apabila failed maka perlu dilihat kembali apakah ada kesalahan penulisan IP.

 

Kedua kita akan lanjut ke jaringan yang menggunakan Router. Koneksi ini menghubungkan 2 jaringan dengan 1 router. Tampilannya akan menjadi seperti di bawah ini :



Skema tersebut :

-          4 Komputer

-          2 Switch Hub

-          6 Kabel Straight

-          1 Router

 

·         Jaringan 1 dibangung menggunakan IP 192.168.60.1

·         IP untuk Komputer 1 = 192.168.60.2

·         IP untuk Komputer 2 = 192.168.60.3

 

·         Jaringan 2 dibangun menggunakan IP 192.168.70.1

·         IP untuk Komputer 1 = 192.168.70.2

·         IP untuk Komputer 2 = 192.168.70.3

 

Lakukan konfigurasi tiap switch seperti sebelumnya lalu pada router klik config dan lanjut klik FastEthernet0/0


Selanjutnya isi IP Configuration yang ada di FastEthernet0/0 dengan IP dari Switcht

Selanjutnya klik FastEthernet0/1 dan mengisi IP Configuration dengan IP Switch yang belum terhubung ke router seperti gambar di bawah ini

Lakukan pengecekan dengan mengirimkan pesan apabila status sudah succesfull maka jaringan sudah saling terhubung apabila belum berarti ada yang keliru pada jaringan tersebut.

 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

CARA MENGHITUNG IP ADDRESS, SUBNET MASK, DAN NET ID